Jual Concave Face DTH Button Bit – Mata Bor Cekung untuk Batuan Keras dan Sedang

Keunggulan Concave Face DTH Bit

Stabilitas pengeboran tinggi – bentuk cekung membantu menjaga lubang tetap lurus bahkan pada kedalaman besar.
Efisiensi udara lebih baik – desain lubang udara presisi meningkatkan aliran udara saat pengeboran.
Penetrasi cepat di batuan sedang dan keras tanpa kehilangan arah.
Umur pakai lebih panjang dengan bahan tungsten carbide yang tahan aus dan panas.
Kompatibel dengan berbagai merek DTH hammer seperti Atlas Copco, Sandvik, Halco, Mincon, dan lainnya.

Aplikasi Penggunaan

Concave Face DTH Button Bit digunakan secara luas di berbagai sektor, antara lain:

  • Pengeboran Air Tanah (Water Well Drilling)

  • Eksplorasi Tambang dan Quarry Mining

  • Pengeboran Geoteknik dan Pondasi Bangunan

  • Proyek Konstruksi Infrastruktur & Energi

  • Aplikasi pengeboran dengan formasi batuan sedang hingga keras

Description

Jual Concave Face DTH Button Bit (mata bor DTH cekung) berkualitas tinggi untuk kebutuhan pengeboran batuan keras hingga sedang.
Desain cekung (concave face) pada bagian muka bit memberikan stabilitas rotasi yang sempurna, arah lubang yang lurus, dan penetrasi yang konsisten bahkan di formasi batuan tidak rata. Produk ini dibuat dari baja paduan berkekuatan tinggi dan tombol tungsten carbide presisi, menjadikannya pilihan ideal untuk bor air tanah, tambang, quarry, hingga proyek konstruksi geoteknik.

Spesifikasi Teknis

Spesifikasi Detail
Tipe Concave Face DTH Button Bit
Material Tungsten Carbide + High Strength Alloy Steel
Desain Muka Cekung (Concave Face)
Jumlah Tombol (Button) 6–8 Blades
Ukuran Diameter 90 mm – 254 mm
Thread Connection API Reg, DHD, QL, SD, COP, Mission, BR series
Aplikasi Batu keras, batu sedang, formasi abrasif sedang
Warna Umum Hitam / Silver / Gold coating anti karat

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Jual Concave Face DTH Button Bit – Mata Bor Cekung untuk Batuan Keras dan Sedang”

Your email address will not be published. Required fields are marked *